Rumit.

Saya sekarang berada di titik terlemah, dimana saya merasa tak ada satu insanpun yang mengerti keadaan rumit ini.

Dan saya juga berada di situasi dimana saya harus berpura-pura baik-baik saja ketika bertemunya.

Iya, dia.

Dia yang awalnya membuat saya kembali bergairah untuk hidup,

Dia yang membuat saya sadar bahwa hati ini tidak seharusnya selalu merasa terpuruk.

Tapi lucunya adalah dia juga alasan saya menjadi begini.

Ya, kacau!

Saya kacau!

Harusnya dari awal saya tidak pernah mengenal kamu, memperdulikanmu, mendengar semua kata-katamu.

Dan seharusnya saya tidak perlu repot-repot menjatuhkan hati saya kepadamu.

Bahkan memperjuangkanmu juga menjadi kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan.

Banyak orang yang meminta saya berhenti.
Iya, berhenti berharap kehadiranmu.
Tapi saya tetap menunggu, bodoh bukan?

Sekarang saya sadar, manusia sepertimu tidak untuk diperjuangkan apalagi di kenang.

Kamu hanya perlu lewat sepintas saja untuk mengingatkan saya bahwa kamu pernah menjadi pelajaran dan pengalaman pahit yang harus saya terima dengan lapang dada.

Cukup sampai disini,

Saya berhenti.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

DOR!!!!

Abang Angkot ter-Sayang♡

Ester's Blog