Dilema

Dilema itu ketika lo berada di posisi dimana lo gatau harus pergi atau bertahan.
Dimana lo gatau harus menghapus kenangan itu, atau menyimpannya.

Ketika otak kita bilang "Udahlah pergi aja, dia ga akan balik lagi."
Dan disaat yang sama hati bilang "Tunggu sebentar lagi, dia pasti balik kok"

Gue bukan pakar cinta, tapi gue ngerti posisi itu. Disaat lagi bener-bener berada di zona nyaman, dan dia malah pergi.

Bukan. Bukan salah dia. Dan bukan salah lo juga.

Dia pergi karena ada alasan. Cuma orang bodoh yang ninggalin sesuatu tanpa alasan, apalagi ninggalin perasaan.

Mungkin, dia butuh ruang untuk sendiri. Untuk dia kembali merasakan bagaimana rasanya tidak punya keterkaitan, hubungan, atau apapun itu.

Lo cuma harus kasih dia waktu.

Lo capek nunggu? Itu resiko.
Lo males digantungin? Tinggal pergi.

Tapi jika kamu ingin pergi, yakinkan dirimu bahwa dia tidak akan kembali.

Kalo dia ternyata beneran pergi,gimana?
Lo udah dapet jawabannya.
Yang tulus emang ga akan pernah cocok sama orang yang gampang menyia-nyiakan.

Ini bukan cerita tentang patah hati.
Ini aku yang menunggu bersama luka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DOR!!!!

Abang Angkot ter-Sayang♡

Ester's Blog